Apakah kamu termasuk orangtua yang lega, atau senang, atau bisa tersenyum ketika anaknya berhasil ngerebut ayunan dari anak lain?
Apakah kamu termasuk orangtua yang bisa tertawa karena lucu, ketika anaknya bercerita bahwa dia berhasil ngisengin temannya sampek nangis di sekolah?
Apakah kamu termasuk orangtua yang dengan suara sok diberat-beratin, sambil narik senyum, pake muka sok bijak lalu bilang “namanya juga anak-anak, wajar, jangan dianggap serius..” ketika anaknya berhasil nguasain banyak mainan di playground lalu dikumpulin di pojokan dan anak-anak lain ga boleh mainin?
Selamat! Kamu sudah mendidik atau membiarkan anakmu menjadi pembully! No wonder, masih banyak anak-anak suka menindas anak lainnya mulai dari pendidikan terendah yaitu TK, sampai ke jenjang tertinggi.





